Aimas – Kemenkeu Mengajar Suasana penuh semangat tampak di SMA Negeri 4 Kota Sorong, yang berlokasi di Pulau Doom, Papua Barat Daya, Senin (10/11/2025). Sekolah ini menjadi salah satu lokasi kegiatan “Kemenkeu Mengajar 10”, program tahunan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia yang bertujuan menanamkan nilai integritas, semangat belajar, dan literasi keuangan bagi generasi muda Indonesia.

Baca Juga : Semangat Resolusi Jihad dalam Perang 10 November 1945
Kegiatan ini diikuti puluhan siswa dan guru SMA Negeri 4 Sorong. Mereka mendapatkan pengalaman langsung belajar bersama para relawan pegawai Kemenkeu dari berbagai unit, seperti Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Edukasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan
Dalam kegiatan tersebut, para relawan Kemenkeu berbagi pengetahuan tentang pengelolaan keuangan pribadi, pentingnya membayar pajak, peran APBN dalam pembangunan nasional, hingga cara mengatur uang saku secara bijak.
Penyampaian materi dikemas menarik dengan permainan interaktif, kuis, serta simulasi “Mengatur Keuangan Mini”, di mana siswa diajak mempraktikkan bagaimana membuat anggaran sederhana untuk kebutuhan sehari-hari.
“Saya baru tahu ternyata pajak yang dibayar orang tua kita bisa membantu membangun sekolah dan jalan,” ujar Rizky, salah satu siswa kelas XI yang antusias mengikuti sesi edukasi.
Para siswa juga mendapat kesempatan bertanya langsung kepada relawan mengenai bagaimana mereka bisa berkarier di Kementerian Keuangan, serta nilai-nilai apa yang harus ditanamkan sejak dini untuk menjadi generasi yang jujur dan berintegritas.
Relawan Kemenkeu Antusias Berbagi Inspirasi
Koordinator Kemenkeu Mengajar wilayah Sorong, Anindya Putri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kemenkeu memperluas akses literasi keuangan hingga ke daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
“Pulau Doom adalah bagian penting dari sejarah Sorong. Kami ingin hadir langsung di sini agar adik-adik pelajar di daerah kepulauan juga bisa mendapat kesempatan yang sama untuk belajar tentang keuangan negara dan semangat melayani,” ujarnya.
Sebanyak 25 relawan diterjunkan di Sorong, terdiri dari pegawai aktif Kemenkeu yang rela meninggalkan kantor sehari penuh untuk menjadi pengajar inspiratif. Mereka juga membawa berbagai media pembelajaran seperti video, kartu keuangan, hingga permainan edukatif yang disesuaikan dengan usia peserta.
Kepala Sekolah: Anak-Anak Jadi Lebih Melek Finansial
Kepala SMA Negeri 4 Kota Sorong, Yuliana Rumlus, menyambut baik program ini. Menurutnya, kegiatan seperti Kemenkeu Mengajar memberikan dampak positif yang nyata bagi para siswa.
“Anak-anak di Pulau Doom jarang mendapatkan pembelajaran langsung dari instansi pusat seperti Kementerian Keuangan. Dengan program ini, mereka jadi paham bagaimana keuangan negara dikelola, dan bagaimana mereka sebagai warga negara turut berperan,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa bisa dilakukan setiap tahun dengan materi yang lebih luas, agar para siswa semakin siap menghadapi dunia kerja dan memahami pentingnya transparansi dalam pengelolaan uang.
Menginspirasi Generasi Muda untuk Berkontribusi
Kemenkeu Mengajar sendiri sudah memasuki tahun ke-10 pada 2025. Program ini diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia, dengan melibatkan lebih dari 8.000 relawan dan menjangkau lebih dari 200 sekolah dari Sabang hingga Merauke.
Melalui kegiatan ini, Kemenkeu berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan memiliki kesadaran finansial yang kuat.
Pesan utama yang disampaikan kepada siswa di Pulau Doom adalah bahwa pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kebiasaan yang bisa dimulai dari diri sendiri — seperti menabung, mengatur pengeluaran, dan berbuat jujur dalam setiap transaksi kecil.
Menutup dengan Janji dan Harapan
Di akhir kegiatan, para siswa menuliskan “janji keuangan sehat” di kertas warna-warni yang ditempel di papan harapan sekolah. Beberapa dari mereka menulis, “Saya akan menabung setiap minggu”, dan “Saya tidak akan membuang uang untuk hal yang tidak perlu.”
Suasana haru dan bangga pun menyelimuti ruangan. Para relawan dan guru berfoto bersama di halaman sekolah, dengan latar pemandangan laut Pulau Doom yang indah — simbol semangat belajar tanpa batas.
Program Kemenkeu Mengajar 10 di SMA Negeri 4 Kota Sorong menjadi bukti nyata bahwa semangat membangun bangsa melalui pendidikan dan literasi keuangan bisa menembus pulau-pulau terpencil, menginspirasi anak muda Indonesia agar kelak menjadi pemimpin yang bijak dan bertanggung jawab.















